Retnamudiasih.com – Jika Kamu Merasa Jogja Terlalu Panas, menepilah sejenak Ke Kali Kuning. memang yang saya rasakan saat ini suhu panas Jogja mencapai 35 derajat celcius. Penyebabnya yakni posisi matahari berada di atas pulau Jawa. Kondisi ini akan berakhir seiring dengan posisi matahari yang akan menjauhi pulau Jawa ke bagian selatan lain. Nah itulah mengapa kita seringkali gerah akhir-akhir ini, bahkan dikantor yang notabene nya menggunakan AC-pun kadang saja masih terasa panas, untuk melepaskan semua itu akhirnya di akhir pekan kemarin saya ke Kali Kuning.
Kebayang banget di Kali kuning ini bakal menemukan udara yang segar, hutan yang hijau, dan air sungai yang bersih dan alami karena berada di area lereng gunung merapi, yang masuk wilayah Cangkringan, Sleman.
Meski Jogja panas dijamin ketika kalian kesini bakal lupa rasanya panas, karena memang udara disini sejuk, meski panas sekalipun tak terasa panas, angin yang bertiup dari pepohonan membuat ngantuk. Belum lagi kalau kalian turun kebawah ke sungai yang ada di Kalikuning tersebut, bakal terasa segar karena airnya memang jernih.
Rute yang bisa kita ambil dari pusat kota Yogyakarta, dengan melewati Jalan Kaliurang hingga simpang lima lampu merah kecamatan Pakem, selanjutnya kita ambil jalan arah Cangkringan kemudian belok mengikuti petunjuk arah menuju Kinahrejo atau Wisata Lava Merapi. Sekitar 50-100 meter dari Pos Retribusi Wisata terdapat pertigaan kecil (terdapat batu ditengah-tengah) dan pilih jalan ke arah kiri, nah ikutilah jalan sempit beraspal tersebut hingga ujung, maka akan sampe ke Jembatan Plunyon Kali Kuning.
Untuk tiketnya sendiri kemarin kami menggunakan motor Rp.6.000,- dan sebelum lebih jauh memasuki dan melanjutkan perjalanan menuju Kali Kuningnya kami sudah diwanti-wanti sama bapaknya, hati-hati ya dek, karena kemarin banyak yang longsor disana, ohh iya pak makasih, sahutku, kemudian kami melanjutkan perjalanan.
Selain kendaraan roda 2, saat ini kendaraan roda 4 pun sudah bisa melewati jalanan tersebut. Beruntung kemarin saya kesini tempat parkir sudah dikelola dengan baik oleh warga, tempat parkir tersebut persis berada di samping / belakang warung. Nah warung tersebut juga merupakan satu-satunya warung yang ada di sekitar lokasi Kali Kuning. Oiya biaya parkir cuma 2.000,- aj tapi banyak juga ko yang engak parkir, jadi motornya dibawa masuk kawasan.
Berbekal pengalaman yang telah lalu ketika kami lagi asik foto-foto disekitar Jembatan, mendadak hujan, wah kan gak well banget tu, untuk itu kami lebih prepare dengan membawa payung, sandal, mantol, ember, topi, senapan dan beberapa peralatan pendukung yang lain, berasa mau perang aja ini anak 🙂
Oke lanjut ya, setelah memarkir motor saya jalan, jalan, dan jalan hingga menemukan kehidupan serta pemandangan alam yang memukau, hijau, dan membuatmu gagal move on..ehhh
Meski kemarin langit Jogja tampak begitu cerah, namun tidak begitu dengan di Kali Kuning pas kami lagi asik-asik jalanan mau menuju sungai mendadak hujan rintik-rintik yang lumayan agak deras juga, gini nih kalau mandi sebelum pergi, udah pasti kena hujan, memang sudah seharusnya kemarin ngak usah mandi dulu, ahahhaha, ehh tapi untung saja udah prepare payung dari rumah jadi tidak panik dengan barang-barang elektronik kami. Dan akhirnya kami hunting foto juga deh..