Review Buku

Review Buku & Quote : Elegi Surtini dan Ayunda By Prie GS

Retnamudiasih.com – Bahwa hidup tak semuanya mudah. Tapi kembali lagi pada bagaimana kita menyikapi dan menyiasatinya agar menjadi indah. Buku ketiga novel Prie GS (kelanjutan Ipung 1 dan Ipung 2) adalah luar biasa memberi suntikkan dan motivasi akan perjuangan hidup.

Judul : Elegi Surtini dan Ayunda
Penulis : Prie GS
Penerbit : RepubliKata
Tebal : 272
Harga : Rp 50.000,- Hemat Rp 43.000,-

Sinopsis “Elegi Surtini dan Ayunda” oleh Prie GS
Buku ketiga Prie GS ini bercerita kelanjutan petualangan Ipung di sekolah favorit kota itu, Budi Luhur.


Bercerita tentang kepindahan sekolah Si Cantik, Paulin ke Singapura. Kedatangan murid baru yang kecantikannya melebihi kecantikan sang bidadari Paulin, namanya Ayunda. Kecantikan yang membuat ibu Ipung menyebutnya peri. Ia pun terpana menangis tak percaya itu calon menantunya.

Paulin salah satu siswa SMA Budi Luhur Semarang, memutuskan untuk berangkat ke Singapura. Semua karena Ipung, teman satu sekolahnya. Dari segi penampilan fisik, tak ada yang patut dibanggakan dari Ipung. Gering, hitam, wajah pas-pasan, orang ndeso pula. Tapi kecerdasan dan rasa percaya diri Ipung telah membuat si cantik Paulin memberinya gelar “pacar”. Paulin kebandara Ahmad Yani Semarang diantar Papi dan segerombolan kawannya dari SMA Budi Luhur. Sempat terjadi kegaduhan dibandara tapi dapat diatasi oleh Papi Paulin, orang terkaya dan disegani di Semarang. Dia memberikan tips berupa segepok uang kepada komandan security. Tapi ditolak. Tak ada yang membuat orang kaya tak berdaya, selain ketika uangnya tak diharapkan lagi.

Semua bersiap mendaulat kepergian Paulin yang bersejarah itu. Hanya Ipung yang tak nampak batang hidungnya. Hal ini terang saja membuat Paulin murung. Rupanya Ipung datang paling akhir dengan sepedanya. Anak gering ini kebandara dengan mengumpulkan seluruh kekuatannya, tapi tertahan untuk masuk peron ruang VIP karena karcis habis. Mudah bagi Ipung untuk masuk dengan kartu pers-nya. Tapi ia paham kelemahan sebuah kekuatan. Kekuatan itu mudah sekali mendatangkan keangkuhan. Ipung memilih untuk bernegosiasi dengan sekuriti peron. Akhirnya Ipung berhasil masuk. Tapi Paulin telah beranjak menuju pesawatnya. Sempat menoleh dan melihat Ipung dibalik kaca meski jarak mereka telah jauh. Kehilangan adalah latihan baik, karena semua orang akhirnya akan kehilangan.

Baca Juga  Review Buku & Quote : I Can (not) Hear oleh Feby Indirani, San C. Wirakusuma

**

Berkisah pula tentang Surtini yang dilamar oleh orang terkaya di Kepatihan, bos blantik Dul Manan. Namun, punya reputasi buruk soal wanita. Mudah bosan dan menceraikan istrinya.

Jika seluruh kebaikan tentang desa dikumpulkan jadi satu, Surtinilah pribadi yang berhak mewakili. Jika Ipung tak kepalang bersekolah dikota dan menjadi pacar Paulin, maka seluruh isi dunia akan melihat Surtinilah yang layak menjadi jodoh Ipung. Tapi Surtini harus menggadaikan masa remajanya untuk ikut merawat empat adik-adiknya. Kesederhanaannya adalah hasil dari kemiskinan dan bisa jadi kebodohan keluarganya. Tidak! Jika Surtini mau, jika ia mau memainkan kecantikkannya sedikit saja, ia mudah menjadi gadis desa yang trendy. Ada keteguhan yang diam tetapi amat tangguh pada diri Surtini. Ketangguhan yang terus meneguhkan dirinya dalam kecantikan yang nyata. Minarni seperti melihat ketakjuban. Jika pesaingnya bukan Paulin, Surtini adalah calon menantu yang sempurna.

**

Bertutur tentang bagaimana cerdik dan liciknya Ipung menolak lamaran blantik Dol Manan. Dengan caranya yang amat khas dan halus.

Strategi serangan yang memaksa Blantik Dol Manan mundur sepenuh hati. Bahkan menyerahkan seekor anak sapi sebagai pengganti. Atas kelancangan dia melamar si kembang desa, Surtini.

Ada pula Mardjikun yang berniat bunuh diri. Tapi, lagi2 gagal gara-gara Ipung.

Quote “Elegi Surtini dan Ayunda” oleh Prie GS
“Kau boleh bunuh diri. Silahkan saja. Tapi, syaratnya kau harus langsung mati. Tak hanya patah tulang, gegar otak, atau kaki patah. Itu merepotkan.


Tagged , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *