Review Buku

Review Buku & Quote : Rumah Tangga By Fahd Pahdepie

Retnamudiasih.com – “Kita adalah dua orang biasa yang saling jatuh cinta. Lalu, kita bersandar pada kekuatan satu sama lain. Terus berusaha memaafkan kekurangan satu sama lain. Kita adalah dua orang yang berbagi rahasia untuk menyublimkan diri masing-masing. Saling percaya dan berusaha saling menjaga.

Kita adalah dua pemimpi yang kadang-kadang terlalu lelah untuk terus berlari. Namun, kita berjanji saling berbagi punggung untuk bersandar, berbagi tangis saat harus bertengkar. Kita adalah dua orang egois yang memutuskan menikah. Kemudian, setiap hari, kita berusaha mengalahkan diri masing-masing.

Dengan sejumlah rasa pengertian dan kesepahaman, engkau bersenang hati menghormatiku sebagai suami dan aku berbahagia menyayangimu sebagai seorang istri.”


Judul: Rumah Tangga (Berumah dalam cinta, di tangga menuju surga)
Penulis: Fahd Pahdepie
Penerbit: PandaMedia
Tebal : 286 halaman
Harga : Rp 60.000 Hemat Rp 30.000

Sinopsis “Rumah Tangga” Fahd Pahdepie
Buku ini secara keseluruhan menceritakan perjalanan rumah tangga Om Fahd. Mulai dari sebelum menikah hingga sekarang, bahkan ada juga surat untuk masa depan. Isinya sukses bikin baper. Ini ada Om Fahd KW nggak, sih? Yang mau menerima tanpa peduli akan masa lalu seorang.

Well, masa lalu atau lebih tepatnya latar belakang keluarga bukanlah salah kita. Faktanya satu hal yang tidak bisa kita pilih di dunia ini adalah dari keluarga mana kita dilahirkan. Memang tidak sedikit orangtua yang menginginkan anaknya menikah dengan seorang yang latar belakang keluarganya jelas dan harmonis, sehingga broken home seringkali dilihat sebelah mata. Tapi, sekali lagi, bukan salah anak kalau keluarganya bukanlah keluarga yang sempurna. Lagipula, belum tentu jika latar belakang keluarganya tidak sempurna, seorang anak akan meneruskan ketidaksempurnaan tersebut. Aih, oke ini sudah melantur ke mana-mana. Salahkan bukunya yang bikin baper tadi.

Baca Juga  Review Buku & Quote : Bukan Pasar Malam by Pramoedya Ananta Toer

Membaca buku ini, membuat kita seakan mengenal keluarga Om Fahd. Kita bisa tahu seperti apa orangtua, adik, istri dan anak Beliau. Mungkin, buku ini sudah nyaris seperti diary milik Om Fahd, isinya isi hati beliau untuk keluarga terdekat.

Apa serunya baca buku yang isinya kisah orang lain, Lai? Bikin iri saja.

Wait, justru dengan membaca buku ini banyak pelajaran yang bisa diambil. Bagaimana sebuah pernikahan itu tidak hanya mengikat antara aku dan kamu, melainkan keluarga kita. Jika kita mau menikah, berarti harus siap dengan keluarganya. Jika kebanyakan berpikir dengan menikah itu artinya kita bahagia, ada tempat untuk pulang, tidak semudah itu. Masih banyak hal yang memberi warna dalam pernikahan, baik itu cobaan atau kebahagiaan.

Satu hal yang saya suka dari cerita ini, bagaimana kita bisa melihat kedekatan Om Fahd dan ayah. Bukan dalam artian dekat banget, tapi intinya adalah bagamana Ayah memberi wejangan untuk anaknya.

Quote “Rumah Tangga” Fahd Pahdepie
Dosa yang kau tangisi dan kau sesali dalam hati, seribu kali lebih baik dari kebaikan yang kau tampakkan dan kau bangga-banggakan. – Hal.102

Barangkali, ibu kita memang bukan ibu terbaik di dunia, sebab kita juga bukan anak-anak terbaik di dunia! Ucapkanlah selamat tinggal masa lalu. Ucapkanlah selamat tinggal pada dunia yang buruk. Selamat terlahir kembali. – Hal. 137

Nasihat Shakespeare, harapan adalah akar dari semua rasa sakit hati. Kita yang kadang-kadang berlebihan mengharapkan sesuatu, cenderung dibuat patah hati. – Hal.161

Sedikit sekali orang yang tak bisa “mendengar”, tetapi banyak sekali orang yang tak bisa “mendengarkan”. – Hal.166

Dalam hidup, ada hal-hal yang patut kita tunggu, ada hal-hal yang perlu kita alami, dan ada hal-hal yang selalu layak untuk kita perjuangkan. – Hal. 237

Baca Juga  Review Buku & Quote : Arus Balik By Pramoedya Ananta Toer

Inilah roller coaster yang sesungguhnya. Kadang, kita harus teriak kencang ketakutan, kadang harus bahagia melepas segala beban. Di atas semua kekuatan itu, kita tahu, semua akan baik-baik saja. – Hal.250


Tagged , , , ,

2 thoughts on “Review Buku & Quote : Rumah Tangga By Fahd Pahdepie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *