Ceritaku

Terima kasih Atas 28 Tahun Hidupku

Retnamudiasih.com – Tepat pada hari ini bertambah lagi usiaku, terima kasih atas 28 tahun hidupku. Baiklah dengan ini akan ku buka dengan ucapan “alhamdulilah wa syukurilah” terima kasih Ya Tuhan masih diberi umur panjang kesempatan hidup di dunia ini, masih diberikan kesempatan berbenah diri, intropeksi diri termasuk memperbaiki segala kesalahan yang lalu.dan masih diberikan peluang untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi kedepannya
InsyaAllah, Amin.

Alhamdulilah atas segala nikmat sehat, serta perasaan kasih dan sayang Allah limpahkan kepada “mereka” untukku. Tidak ada kata yang paling indah dan sempurna untuk menggambarkan sosok mereka.Paling tidak dengan umur yang panjang ini saya dapat terus berjuang untuk membuat mereka bahagia.


Selanjutnya, ucapan syukur dan terima kasih terucap untukmu, my beloved…

i-miss-you-311944
Terima kasih telah telah berada disisiku sejauh ini, aku sadar aku dan kamu bukanlah orang yang sempurna, tapi kita adalah dua orang yang saling mencintai dan ingin menjadi lebih baik.

Terima kasih telah mau mengenalku,menerimaku dengan segala kekurangan yang kumiliki.Terima kasih telah membuatku menjadi diri sendiri, tanpa harus berpura-pura menjadi orang lain di hadapanmu.Terima kasih telah berada didekatku dalam semua kondisi, termasuk dalam keadaan yang memilukan sekalipun bahkan disaat orang-orang tak mampu lagi mengerti akan keadaanku, keadaan yang terkadang tak sanggup kutahan sendiri,engkaulah pelipur laraku. Terima kasih.
Maafkan segala kesalahan yang telah aku lakukan padamu, aku juga manusia, dan pahamilah bahwa aku tak pernah luput dari kesalahan.

Terima kasih atas segala rasa sayangmu kepadaku yang tiada hentinya, apalah artinya aku tanpa dirimu.
Yang terkadang rapuh tanpa genggaman tanganmu yang siap menuntunku ketika aku terjatuh.Terima kasih telah membuatku menjadi orang yang kuat, memberikan dorongan hingga aku berada di titik yang tadinya tak mampu kuraih.

Baca Juga  Jalan-Jalan Ke Sleman City Hall Jogja

Cinta itu bukan perkara pemerolehan harta materi, melainkan hanya pemerolehan ketulusan hati.ialah ketulusan diri yang senantiasa mengupayakan kehidupan rumah tangga lestari diliput bahagia.

Terima kasih lelakiku, kini aku mulai mengerti, nilai harta materi tak pernah segaris lurus dengan ketentraman hati.

Ya Rabb, terima kasih atas segala yang terjadi dalam hidupku, apapun itu. Aku bersyukur kau masih berada di sisiku hingga saat ini.di Umur yang makin senja ini jadikanlah diri ini manusia yang sennatiasa didekatMu, mencintaiMu sepenuh hidupku, dan menjadu manusia yang lebih baik dan berati di mataMu.Karena saya percaya bahwa kau tidak pernah sia-sia menciptakan umatMu. Amin Ya Rabb.

salam,
08 November 2015


Tagged ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *